Kehamilan Perbesar Risiko OCD
By: Redaksi
| bump to birth, pregnancy
Tahukah Anda bahwa wanita hamil juga berisiko mengalami gangguan mental obsesive compulsive disorder (OCD)? Ya, pengidap jenis gangguan mental ini akan selalu memikirkan hal-hal buruk dan berupaya mencegah kejadian yang dipikirkan secara berlebihan. Seperti dilansir www.webmd.com, para pengidap cenderung ketakutan atau merasa gugup. Dilaporkan, para wanita berpotensi mengalami OCD 3 kali lebih besar justru di saat kehamilannya. Bentuk OCD yang sering dialami wanita hamil antara lain: terobsesi untuk selalu bersih-bersih, selalu memeriksa keadaan bayi atau janinnya, dan timbulnya pikiran-pikiran buruk mengenai masa depan janin dalam kandungan.
“Kebanyakan ibu hamil yang menderita OCD terus memikirkan janinnya. Mereka selalu berpikir bahwa janin menghadapi bahaya. Biasanya kondisi ini terbawa sampai setelah melahirkan. Akibatnya, pengidap OCD tidak mau berdua saja dengan bayinya, karena takut hal buruk akan terjadi pada bayi,” kata Prof. Paul Salkovski, psikolog klinis dari King's College, London.
“Sangat sulit untuk ibu hamil mengatasi masalah OCD ini jika tidak mendapat bantuan dari para ahli. Masalahnya, kebanyakan orang yang berhubungan dengan perawatan ibu hamil, dokter, perawat, bidan, tak mengerti bagaimana cara menangani OCD ini,” tambah Salkovski. (Gita/DMO/Dok. M&B)
Popular This Week
More From
}bump to birth
7 Gejala Kehamilan yang Bisa Jadi Tanda Bahaya bagi Bumil
By: Susanto Wibowo
Mengalami Kehamilan Kosong, Perlukah Menjalani Proses Kuret?
By: Fariza Rahmadinna
Jangan Asal Pilih, Ini Alat Kontrasepsi yang Aman untuk Ibu Menyusui
By: Wieta Rachmatia
Hati-hati, Ini Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil
By: Thalita Putik Arawanda