Skip to content
Pilek dan Demam Disertai BAB
ask the expert

Pilek dan Demam Disertai BAB

Oleh: dr. Widodo Judarwanto, SpA, Spesialis Dokter Anak RS. Bunda. &nbsp; T: Balita saya mengalami pilek, demam, dan BAB hingga 4-5 kali sehari, tetapi tidak mencret.&nbsp; Semenjak sakit dan setelah sembuh, ia jadi susah makan. Bagaimana supaya ia mau makan kembali seperti sebelum sakit? &nbsp; J: Bila Si Kecil demam atau pilek disertai gangguan diare &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/812/pilek-dan-demam-disertai-bab/">Continued</a>

Vaksin Pneumokokus Untuk Si Kecil
toodler

Vaksin Pneumokokus Untuk Si Kecil

Sebelum vaksin pneumokokus ditemukan, infeksi pneumokokus menyebabkan masalah pada balita. Lebih dari 700 kasus meningitis, 13.000 infeksi darah, 5 juta infeksi telinga, serta 200 orang meninggal setiap tahunnya akibat infeksi ini. &nbsp; Vaksin pneumokokus konjugasi sebaiknya diberikan secara rutin kepada balita usia 1-1,3 tahun, 2 tahun, 4 tahun, 6 tahun. Sebab anak pada usia tersebut &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/4026/vaksin-pneumokokus-untuk-si-kecil/">Continued</a>

Cegah Si Kecil Terkena Infeksi Pneumokokus!
0-6 months old

Cegah Si Kecil Terkena Infeksi Pneumokokus!

Meningitis pneumokokus merupakan penyakit yang jarang terjadi, dengan angka kejadian 1 kasus per 100.000 orang per tahunnya, namun dapat mengakibatkan penyakit serius, seperti ketulian serta kerusakan otak. Bahkan, sekitar 200 orang diperkirakan meninggal setiap tahunnya akibat hal ini. Infeksi pneumokokus disebabkan oleh kuman Streotococcus pneumoniae (pneumokokus) dan ditularkan melalui percikan air liur. &nbsp; Infeksi ini &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/4025/cegah-si-kecil-terkena-infeksi-pneumokokus/">Continued</a>

Aktivitas Belajar Untuk Balita 2 Tahun
1-3 years old

Aktivitas Belajar Untuk Balita 2 Tahun

Ketika memasuki usia 2 tahun, dunia adalah sebuah kelas untuk belajar yang besar bagi para balita. Erin Seaton, Ed.D., dosen dari department of education di Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, menjelaskan, &ldquo;Mereka mulai mencoba banyak konsep baru, jadi ini adalah waktu yang tepat untuk Anda membangun pondasi keahlian membaca dan berhitung demi masa depannya.&rdquo; Dilansir &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/4024/aktivitas-belajar-untuk-balita-2-tahun/">Continued</a>

Perhatikan Anak Epilepsi
1-3 years old

Perhatikan Anak Epilepsi

Epilepsi dapat menyerang siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Meski di Indonesia&nbsp; belum ada data yang pasti mengenai penderita epilepsi, namun Yayasan Epilepsi Indonesi (YEI) memperkirakan jumlah penderita epilepsi yang membutuhkan pengobatan masih berkisar pada 1,8 juta angka kejadian. &nbsp; Anak yang menderita epilepsi umumnya dapat mengalami masalah penyerta atau komorbiditas berbeda-beda, seperti kelumpuhan &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/4034/perhatikan-anak-epilepsi/">Continued</a>

Tips Hadapi &#8216;Tingkah&#8217; Si Kecil
family & lifestyle

Tips Hadapi ‘Tingkah’ Si Kecil

Mendidik balita tentu saja tidak mudah. Pada usia ini, ego Si Kecil mulai terlihat. Mungkin tak jarang pertengkaran terjadi antara Anda dan Si Kecil lantaran karena ia mulai susah diatur. Mulai dari masalah susah makan, mengamuk karena dilarang membeli mainan yang disukainya, kamar yang berantakan, perilaku joroknya, membantah, sampai tidak mau tidur. &nbsp; Laura Bradley, &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/4014/tips-hadapi-tingkah-si-kecil/">Continued</a>

Jangan Biarkan Bayi Menonton Televisi!
0-6 months old

Jangan Biarkan Bayi Menonton Televisi!

Televisi merupakan salah satu media yang baik untuk perkembangan bahasa dan mendapatkan edukasi, namun ternyata tidak untuk bayi berusia di bawah 2 tahun. Menurut American Academy of Paediatrics (AAP) bayi dan balita belum memiliki keahlian untuk mengerti apa yang mereka tonton saat berada di depan televisi, sehingga mampu menyebabkan mereka mengalami masalah tidur dan berdampak &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/4016/jangan-biarkan-bayi-menonton-televisi/">Continued</a>

Fleksibilitas Otak Anak Autis Rendah
1-3 years old

Fleksibilitas Otak Anak Autis Rendah

Ketika anak aktif melakukan banyak hal, beragam jaringan di dalam otaknya ikut bergerak. Namun hasil scan menunjukkan aktivitas syaraf pada anak autis lebih rendah. Bahkan para ilmuwan menemukan anak-anak yang mengalami gejala autisme parah memiliki &#39;fleksibilitas otak&#39; yang lebih rendah. &nbsp; &ldquo;Pengurangan fleksibilitas ini umumnya disebabkan oleh kesulitan anak-anak autis menghadapi situasi yang baru,&rdquo; ujar &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/4008/fleksibilitas-otak-anak-autis-rendah/">Continued</a>

Waspada Si Kecil Tenggelam!
1-3 years old

Waspada Si Kecil Tenggelam!

Menjelang musim panas, rasanya tidak lengkap jika tidak mengajak balita berenang. Tapi Anda perlu berhati-hati, sebab menurut ahli epidemiologi dari U.S. National Center for Health Statistics (NCHS), Dr. Jiaquan Xu, kematian akibat tenggelam sangat berisiko dialami oleh anak usia 5 tahun ke bawah. Dalam penelitian U.S Centers for Disease Control and Prevention disebutkan anak usia &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/4007/waspada-si-kecil-tenggelam/">Continued</a>

Oksitosin Pengaruhi Sosialisasi Si Kecil
1-3 years old

Oksitosin Pengaruhi Sosialisasi Si Kecil

Berdasarkan penelitian terbaru dari Stanford University, AS, oksitosin memiliki efek luar biasa bagi kemampuan fungsi sosialisasi anak. &ldquo;Semakin tinggi tingkat oksitosin, semakin baik kemampuan fungsi sosialisasinya,&rdquo; ungkap Karen Parker, asisten professor psikiatri di Stanford. &nbsp; Menurut Parker, tingginya tingkat oksitosin pada anak-anak dapat membuat mereka lebih mengerti cara berkomunikasi dengan orang lain dan menginterpretasikan tanda-tanda &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/4006/oksitosin-pengaruhi-sosialisasi-si-kecil/">Continued</a>