Skip to content
Simak Tahapan Perkembangan Mental Balita di Sini!
1-3 years old

Simak Tahapan Perkembangan Mental Balita di Sini!

Psikolog ternama, James E. Loehr, mengatakan, anak-anak dengan kekuatan mental memiliki karakteristik tertentu. Karakter tersebut akan diperkuat dengan sikap orangtua dan lingkungannya. Anda bisa melatih perkembangan mental Si Kecil berdasarkan usianya seperti berikut ini. &nbsp; 1-2 tahun &nbsp; Kemampuan komunikasi anak mulai berkembang. Ia sedang mengeksplorasi kemampuannya untuk menghadapi keadaan di sekeliling. Untuk melatih mentalnya, &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/5754/simak-tahapan-perkembangan-mental-balita-di-sini/">Continued</a>

&#8216;Di mana&#8217; dan &#8216;Siapa&#8217;, Pertanyaan Favorit Balita
1-3 years old

‘Di mana’ dan ‘Siapa’, Pertanyaan Favorit Balita

Di usia 2 tahun, balita Anda akan memahami dan merespons pesan-pesan yang lebih kompleks, misalnya saat Anda meminta tolong kepadanya untuk masuk ke kamar dan mengambil jaketnya saat akan pergi jalan-jalan. Si Kecil juga memiliki memori yang baik dan bahkan jauh lebih teliti daripada Anda! Menginjak usia 3 tahun, kemampuannya untuk mengenali waktu dan mengingat &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/3495/di-mana-dan-siapa-pertanyaan-favorit-balita/">Continued</a>

Pikiran Negatif Bakal Penyakit
family & lifestyle

Pikiran Negatif Bakal Penyakit

Percayakah Anda bahwa penyakit yang ada di dalam diri bisa berawal dari pikiran manusia? Beberapa penelitian menyebutkan, 75 persen dari masalah penyakit fisik yang dialami manusia diakibatkan masalah mental dan emosi, yang berawal dari pikiran negatif. &nbsp; Dikutip dalam buku, Mengatasi Pikiran Negatif, karangan Moh. Ahyak, otak manusia sangat berperan penting dalam mengatur kecemasan, emosi, &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/2809/pikiran-negatif-bakal-penyakit/">Continued</a>

Kesehatan Jiwa Pengidap Epilepsi
family & lifestyle

Kesehatan Jiwa Pengidap Epilepsi

Epilepsi merupakan salah satu gangguan saraf kronis yang cukup banyak dialami anak-anak. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh RSCM pada 2007 melaporkan, terdapat 44,8 persen anak dengan epilepsi yang mengalami gangguan mental, mood, kecemasan, dan konsentrasi. &nbsp; Menanggapi penelitian tersebut, dr. Tjhin Wiguna, Sp.KJ(K) menegaskan bahwa berbagai faktor psikososial dapat terlibat dalam masalah perilaku dan emosi, &hellip; <a href="https://mb.staginghub.click/read/1817/kesehatan-jiwa-pengidap-epilepsi/">Continued</a>